Jumat, 22 Januari 2016
Filosofi Nilai Rapor
Pernah liat kan ukuran penilaian pada raport. Sejak dari duduk di bangku TK, SD, SMP, SMU bahkan perguruan tinggi, Nilai tertinggi biasanya adalah 10 atau 100, atau bila dijabarkan lewat huruf ada pada posisi Grade A.
Arti dari nilai tersebut masing2 sama. 10, 100 atau Grade A, sama sama berarti ISTIMEWA. Bukan Sempurna.
Sejak dibangku TK, secara tidak langsung kita sudah diajarkan mengenai penilaian.
Namun disaat beranjak dewasa, posisi Grade A bukan lagi sebagai hal yang istimewa.
Seorang jomblowan atau jomblowati mendambakan memiliki pasangan hidup yang sempurna.
Seorang ibu yang bisa hamil dan melahirkan, dicap sebagai wanita sempuna.
Seorang pria tampan, memiliki rumah dan pekerjaan yang mapan biasanya disebut perfect.
Seorang anak terlahir didunia, tanpa cacat fisik di sebut bayi sempurna.
Begitulah manusia mengagumi keindahan manusia lainnya. Padahal Syaidina Aisyah RA, tidak pernah melahirkan, namun Allah SWT sudah menetapkan beliau menjadi penghuni surga.
Pria tampan mapan juga tidak bisa disebut sempurna atau perfect karena belum tentu dia bisa mendidik istrinya menjadi soleha, membangun keluarganya tanpa percecokan dan ketampanannya pasti akan usang tergerus oleh waktu.
Jelas banyak sekali manusia yang terlahir dengan fisik yang lengkap, pasti semua manusia pernah juga melakukan dosa dan khilaf.
Jadi mulai lah ganti kebiasaan menyebut orang yang anda sayangi dengan kata yang tepat. Dan bercita2lah untuk dapat menjadi manusia pada level Istimewa.
Menjadi istri yang istimewa, Menjadi anak yg istimewa, Menjadi suami yang istimewa. Menjadi Wanita yang istimewa. Menjadi ibu yang istimewa. Menjadi Insan yang istimewa. dll. Insya Allah cita cita tersebut bisa menuntun manusia menjadi Sholeh dan Sholeha.
Dengan mengganti kebiasaan kata sempurna atau perfect menjadi istimewa, Insya Allah telah tertanam pada diri masing2 mengenai ilmu Tauhid, bahwa kesempurnaan yang haqiqi memang milik Allah.
Tri_Nh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih semoga menjadi pencerah